Fahira Idris Sampaikan 4 Langkah Optimalisasi Kebijakan Penghapusan Piutang UMKM untuk Himbara

Kompas.com - 03/12/2024, 17:06 WIB
Novyana,
A P Sari

Tim Redaksi

Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira IdrisDok.Istimewa Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris

KOMPAS.com — Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) daerah pemilihan (Dapil) Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta Fahira Idris menyampaikan, kebijakan penghapusan piutang macet bagi usaha mikro, kecil, dan menengah ( UMKM) akan berdampak luas bagi ketahanan ekonomi nasional.

Adapun kebijakan tersebut telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2024 yang bertujuan untuk memberikan kesempatan baru bagi UMKM terbelakang untuk berkontribusi kembali pada perekonomian nasional.

“Namun, keberhasilan kebijakan ini sangat bergantung pada pelaksanaan yang efektif dan transparan,” katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (3/12/2024).

Fahira menyampaikan empat masukan untuk Himpunan Bank Milik Negara ( Himbara) guna memastikan kebijakan tersebut berjalan optimal. Pertama, prosedur penghapusan piutang harus sederhana dan transparan.

Baca juga: Prabowo Umumkan Akan Naikkan Gaji Guru, Fahira Idris: Harus Disertai Pemerataan di Daerah Terpencil

Kedua, pengawasan berkala yang melibatkan pihak independen. Ketiga, program pendampingan intensif untuk UMKM, dan keempat jaminan akses kredit bagi UMKM pascapenghapusan agar bisa kembali berkontribusi,” paparnya.

Himbara, lanjut dia, harus melakukan sosialisasi yang luas terkait kebijakan tersebut kepada seluruh UMKM, termasuk di wilayah kecil yang sering mengalami kesulitan kala menjangkau informasi mengenai kebijakan baru.

“Ini karena prosedur yang rumit sering menjadi hambatan bagi UMKM, terutama di daerah terpencil dengan keterbatasan akses informasi,” imbuhnya.

Selain itu, Himbara perlu menyediakan pendampingan intensif dan pengawasan berkala dengan melibatkan pihak independen penting untuk memastikan kebijakan berjalan sesuai tujuan. Pendekatan tersebut akan meningkatkan transparansi, mencegah moral hazard, dan membangun kepercayaan publik.

Baca juga: Fahira Idris: Gubernur Jakarta Terpilih Wajib Jadikan Warga Titik Sentral Pembangunan

Sedangkan, pendampingan intensif dapat berupa pelatihan manajemen keuangan dan akses pasar supaya UMKM dapat mengelola usaha dengan baik, menghindari kredit macet, dan berkembang lebih kompetitif.

Sementara itu, Fahira turut menyampaikan solusi terkait jaminan akses kredit UMKM pasca penghapusan piutang dengan memperkenalkan produk kredit khusus bagi UMKM dengan pendampingan ketat.

Langkah tersebut tidak hanya memberikan dukungan finansial tetapi juga membangun kepercayaan diri UMKM untuk berkembang tanpa rasa takut akan kegagalan finansial pada masa mendatang.

“Saya yakin, dengan prosedur yang sederhana, pengawasan yang transparan, pendampingan intensif, dan jaminan akses kredit, kebijakan ini dapat menjadi tonggak baru dalam pemberdayaan UMKM di Indonesia,” ujarnya.

Terkini Lainnya
Dukung Jakarta Tanpa Operasi Yustisi, Fahira Idris: Semua Warga Berhak Berkembang di Ibu Kota
Dukung Jakarta Tanpa Operasi Yustisi, Fahira Idris: Semua Warga Berhak Berkembang di Ibu Kota
Fahira Idris Menyapa
Fahira Idris Berharap Perayaan Idul Fitri Jadi Momentum Kebangkitan Bangsa
Fahira Idris Berharap Perayaan Idul Fitri Jadi Momentum Kebangkitan Bangsa
Fahira Idris Menyapa
Pramono Bebaskan Pajak Bumi dan Bangunan, Fahira Idris Sebut Bantu Kelas Menengah
Pramono Bebaskan Pajak Bumi dan Bangunan, Fahira Idris Sebut Bantu Kelas Menengah
Fahira Idris Menyapa
Ada Rekayasa Lalu Lintas Arus Mudik Lebaran, Fahira Idris Minta Pemudik Pantau Informasi dari Sumber Resmi
Ada Rekayasa Lalu Lintas Arus Mudik Lebaran, Fahira Idris Minta Pemudik Pantau Informasi dari Sumber Resmi
Fahira Idris Menyapa
RDF Rorotan Dihentikan Sementara, Fahira Idris: Langkah Tepat bagi Pemprov DKI Jakarta
RDF Rorotan Dihentikan Sementara, Fahira Idris: Langkah Tepat bagi Pemprov DKI Jakarta
Fahira Idris Menyapa
Apresiasi Gubernur Jakarta Tambah Penerima KLJ, Fahira Idris: KLJ adalah Wujud Kota Beradab
Apresiasi Gubernur Jakarta Tambah Penerima KLJ, Fahira Idris: KLJ adalah Wujud Kota Beradab
Fahira Idris Menyapa
Fahira Idris: 4 Hal Ini Jadi Kunci Sukses Angkutan Lebaran 2025
Fahira Idris: 4 Hal Ini Jadi Kunci Sukses Angkutan Lebaran 2025
Fahira Idris Menyapa
Fahira Idris Tegaskan Ormas Bang Japar Tidak Pernah Minta Dana ke Masyarakat
Fahira Idris Tegaskan Ormas Bang Japar Tidak Pernah Minta Dana ke Masyarakat
Fahira Idris Menyapa
Apresiasi Percepatan Pengangkatan CASN 2024, Fahira Idris: Banyak Daerah Kurang ASN
Apresiasi Percepatan Pengangkatan CASN 2024, Fahira Idris: Banyak Daerah Kurang ASN
Fahira Idris Menyapa
Hari Perawat Nasional, Fahira Idris Ingatkan Pentingnya Peran Perawat di Dunia Kesehatan
Hari Perawat Nasional, Fahira Idris Ingatkan Pentingnya Peran Perawat di Dunia Kesehatan
Fahira Idris Menyapa
Kecam Kasus Eks Kapolres Ngada yang Cabuli Anak, Fahira Idris: Ini Kejahatan Luar Biasa
Kecam Kasus Eks Kapolres Ngada yang Cabuli Anak, Fahira Idris: Ini Kejahatan Luar Biasa
Fahira Idris Menyapa
Soal Pembatalan Sarapan Gratis di Jakarta, Fahira Idris: Optimalisasi Anggaran Harus Berdampak Positif bagi Pelajar
Soal Pembatalan Sarapan Gratis di Jakarta, Fahira Idris: Optimalisasi Anggaran Harus Berdampak Positif bagi Pelajar
Fahira Idris Menyapa
Soal Polemik Minyakita, Fahira Idris: Harus Segera Ditindak Tegas
Soal Polemik Minyakita, Fahira Idris: Harus Segera Ditindak Tegas
Fahira Idris Menyapa
Warga Eks Kampung Bayam Terima Kunci Kampung Susun, Fahira Idris: Wujud Keadilan Pembangunan
Warga Eks Kampung Bayam Terima Kunci Kampung Susun, Fahira Idris: Wujud Keadilan Pembangunan
Fahira Idris Menyapa
Fahira Idris Imbau Semua Daerah Miliki Perda Masyarakat Hukum Adat
Fahira Idris Imbau Semua Daerah Miliki Perda Masyarakat Hukum Adat
Fahira Idris Menyapa
Bagikan artikel ini melalui
Oke