Sebelum Vaksin Covid-19 Ditemukan, Airlangga Minta Masyarakat Tetap Waspada

Anggara Wikan Prasetya
Kompas.com - Jumat, 10 Juli 2020
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto dalam Webinar bertajuk Strategi Pemulihan Ekonomi Dalam Era Tatanan Baru Perspektif Ekonomi dan Sosial, Jumat (26/06/2020).Dok. Youtube Direktorat Inovkor Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto dalam Webinar bertajuk Strategi Pemulihan Ekonomi Dalam Era Tatanan Baru Perspektif Ekonomi dan Sosial, Jumat (26/06/2020).

KOMPAS.com –  Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kunci dari masalah pandemi Covid-19 adalah penemuan vaksin. Maka dari itu, sebelum vaksin ditemukan masyarakat masih harus waspada terhadap Covid-19.

“Upaya mendisiplinkan masyarakat harus dengan advokasi. Petugas di tempat-tempat umum harus tegas,” kata Airlangga dalam keterangan tertulis.

Pernyataan itu ia sampaikan saat seminar online nasional bertajuk Strategi Pemerintah Hadapi Ancaman Gelombang Kedua Corona, Jumat (10/7/2020).

Menurut Airlangga, harus ada kesadaran masyarakat, selain kesadaran individu. Masyarakat pun harus saling mengingatkan.

Baca juga: Airlangga Tegaskan Penguatan Infrastruktur Digital Mutlak Dilakukan

Pemerintah pun saat ini tengah berupaya menemukan vaksin. Salah satu upaya adalah dengan melakukan kerja sama secara global antara BUMN dengan swasta, dan dengan berbagai negara.

“Indonesia sendiri, sudah menyertakan beberapa perusahaan seperti Kalbe Farma untuk bekerja sama dengan salah satu leading institute Genexine di Korea yang kini sudah masuk fase clinical trial kedua di Korea Selatan,” imbuh Airlangga.

Ia melanjutkan, diharapkan uji coba klinis di Indonesia akan bisa dilakukan pada September dan tuntas pada 2021, sehingga bisa segera diproduksi di Indonesia.

Selain menjalin kerja sama dengan perusahaan Korea, Bio Farma juga memiliki dua proyek dengan Sinovac Biotek (China) dan Bill Gates CEPI.

Baca juga: Diawali Salam Siku, Airlangga Bertemu Prabowo di Kertanegara

Airlangga juga menyatakan bahwa vaksin adalah barang publik yang temuannya harus dibagikan dengan beberapa negara lain.

Hal itu sesuai pembicaraan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang juga telah disetujui kepala negara lain.

Sementara itu, persebaran Covid-19 kini sudah mencapai angka 11 juta orang. Indonesia pun tidak sendirian karena semua negara di dunia juga tengah menghadapi krisis yang sama.

Jumlah kasus baru Covid-19 di Indonesia pun terus meningkat, yakni sudah mencapai angka 70.000. Penambahan itu sebanding dengan jumlah tes Polymerase Chain Reaction (PCR) yang terus diperbanyak.

Baca juga: Airlangga Paparkan Langkah Pemerintah untuk Cegah Perekonomian RI Minus pada Akhir Tahun

Pada Juli 2020, rata-rata tes PCR sudah mencapai 12.000 per hari yang berarti sudah berada di atas target Presiden Joko Widodo, yakni 10.000 tes.

Beberapa wilayah di Indonesia juga masih menjad zona merah. Jakarta menjadi salah satu yang masih konsisten di zona merah. Meski stabil, kondisinya belum juga membaik.

“Artinya, kita harus tetap waspada bahwa pandemi Covid-19 ini belum selesai. Pada situasi new normal ini, kita tetap harus berhati-hati terhadap Covid-19,” kata Airlangga.

PenulisAnggara Wikan Prasetya
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Menko Airlangga Yakin Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Sama Penting
Menko Airlangga Yakin Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Sama Penting
Golkar Membangun Indonesia
Ketua Komisi II DPR RI Minta Penyelenggara dan Paslon Pilkada Perhatikan Protokol Kesehatan
Ketua Komisi II DPR RI Minta Penyelenggara dan Paslon Pilkada Perhatikan Protokol Kesehatan
Golkar Membangun Indonesia
Hasil Survei SMSI Buktikan Pemerintahan Jokowi Didukung Penuh Rakyat
Hasil Survei SMSI Buktikan Pemerintahan Jokowi Didukung Penuh Rakyat
Golkar Membangun Indonesia
Indonesia Butuh Banyak Lembaga Riset untuk Berdayakan Plasma Nutfah
Indonesia Butuh Banyak Lembaga Riset untuk Berdayakan Plasma Nutfah
Golkar Membangun Indonesia
Anggota Komisi VI DPR: Dibanding India dan Filipina, Kondisi Demokrasi Indonesia Lebih Baik
Anggota Komisi VI DPR: Dibanding India dan Filipina, Kondisi Demokrasi Indonesia Lebih Baik
Golkar Membangun Indonesia
Airlangga: Pemerintah Fokus Akselerasi Realisasi Anggaran Program Strategis Penanganan Covid-19
Airlangga: Pemerintah Fokus Akselerasi Realisasi Anggaran Program Strategis Penanganan Covid-19
Golkar Membangun Indonesia
Wakil Ketua DPR Respon Positif 8 Tuntutan Gerakan Moral KAMI
Wakil Ketua DPR Respon Positif 8 Tuntutan Gerakan Moral KAMI
Golkar Membangun Indonesia
Juli 2020 Perdagangan RI Surplus 3,26 Miliar Dollar AS, Airlangga: Ini Tertinggi dalam 9 Tahun
Juli 2020 Perdagangan RI Surplus 3,26 Miliar Dollar AS, Airlangga: Ini Tertinggi dalam 9 Tahun
Golkar Membangun Indonesia
Golkar Resmi Dukung Bobby di Pilwakot Medan, Airlangga: Bobby Punya Kompetensi
Golkar Resmi Dukung Bobby di Pilwakot Medan, Airlangga: Bobby Punya Kompetensi
Golkar Membangun Indonesia
Ketua Fraksi Nasdem Nilai Omnibus Law Jadi Solusi Hadapi Krisis Ekonomi
Ketua Fraksi Nasdem Nilai Omnibus Law Jadi Solusi Hadapi Krisis Ekonomi
Golkar Membangun Indonesia
Resmikan Program KiosMU, Airlangga: UMKM Prioritas Utama dalam Pemulihan Ekonomi Nasional
Resmikan Program KiosMU, Airlangga: UMKM Prioritas Utama dalam Pemulihan Ekonomi Nasional
Golkar Membangun Indonesia
5 Upaya Pemerintah Kembalikan Pertumbuhan Perekonomian Nasional
5 Upaya Pemerintah Kembalikan Pertumbuhan Perekonomian Nasional
Golkar Membangun Indonesia
PIlkada Bisa Dongkrak Perekonomian, Airlangga: Perputaran Uang Capai Rp 35 Triliun
PIlkada Bisa Dongkrak Perekonomian, Airlangga: Perputaran Uang Capai Rp 35 Triliun
Golkar Membangun Indonesia
Ketua IIPG Minta Perempuan Golkar Aktif di Medsos Publikasikan Programnya
Ketua IIPG Minta Perempuan Golkar Aktif di Medsos Publikasikan Programnya
Golkar Membangun Indonesia
Menko Airlangga Paparkan Strategi Kebijakan Pemerintah dalam Pemulihan Ekonomi Nasional
Menko Airlangga Paparkan Strategi Kebijakan Pemerintah dalam Pemulihan Ekonomi Nasional
Golkar Membangun Indonesia