Anggota Komisi XI Sebut Ada Indikasi Konflik Kepentingan di IPO GoTo oleh Telkomsel, Minta OJK Selidiki

Fransisca Andeska Gladiaventa
Kompas.com - Rabu, 15 Juni 2022
Ilustrasi logo GOTO. SHUTTERSTOCK/WIRESTOCK CREATORS Ilustrasi logo GOTO.


KOMPAS.com – Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) dari Fraksi Partai Golkar, Puteri Komarudin mengatakan bahwa ada indikasi conflict of interest atau konflik kepentingan dalam proses initial public offering (IPO) atau pembelian saham GoTo ( Gojek-Tokopedia) oleh Telkomsel.

Pasalnya, kata dia, Telkomsel yang merupakan anak perusahaan Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) PT Telkom Indonesia menginvestasikan Rp 6,7 triliun kepada GoTo, yang sejak berdiri pada 2010 masih merugi.

“Hal itu diduga karena adanya conflict of interest antara kakak kandung dari Menteri BUMN yang merupakan Komisaris Utama dari Perseroan Terbatas (PT) GoTo Gojek Indonesia (GoTo),” ungkap Puteri dalam keterangan persnya, Rabu (15/6/2022).

Untuk itu, Puteri terus mendesak Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) untuk menyelidiki proses initial public offering (IPO) GoTo hingga adanya dugaan transaksi mencurigakan yang menimbulkan kerugian bagi investor.

Baca juga: Polda Sulsel Tegaskan Bukan Bendera Merah Putih Dikibarkan Saat Perayaan HUT Ormas MKGR Partai Golkar di Makassar

“OJK harus segera menyelidiki persoalan itu, sehingga apabila ditemukan pelanggaran, OJK akan segera mengambil tindakan tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Karena, tak hanya entitas BUMN saja yang berpotensi dirugikan, tetapi juga masyarakat umum selaku investor yang memiliki saham GoTo,” jelas Puteri.

Oleh karena itu, Puteri mengajak seluruh jajaran penyelenggara negara dan pejabat lainnya untuk ke depannya lebih menerapkan pencegahan dan penanganan konfilk kepentingan.

“Bukan hanya karena untuk memelihara kepercayaan masyarakat terhadap institusi publik, tetapi juga karena konflik kepentingan sesungguhnya merupakan akar dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme ( KKN) yang dapat merugikan banyak pihak lain,” kata Puteri.

Lebih lanjut, Puteri menjelaskan arti konflik kepentingan menurut Undang-undang (UU) Nomor 30/2014 tentang Administrasi Pemerintahan.

Baca juga: DPR Pilih Bahas Investasi Telkomsel di GoTo Lewat Panja, Ini Alasanny

Menurut UU tersebut konflik kepentingan adalah kondisi pejabat pemerintah yang memiliki kepentingan pribadi untuk menguntungkan diri sendiri dan/atau orang lain dalam penggunaan wewenang, sehingga dapat mempengaruhi netralitas dan kualitas keputusan dan/atau Tindakan yang dibuat dan/atau dilakukannya.

Sementara itu, dalam pedoman yang disusun oleh organisation for economic co-operation and development ( OECD), dikatakan bahwa situasi konflik kepentingan yang dibiarkan dapat mengakibatkan penyalahgunaan wewenang oleh pejabat.

Selain itu, dikatakan dalam OECD, situasi konflik kepentingan yang tidak dikelola secara memadai di sisi pejabat publik akan melemahkan kepercayaan masyarakat pada institusi publik.

PenulisFransisca Andeska Gladiaventa
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Golkar Dukung Peran Aktif Indonesia dalam Kerja Sama Forum Internasional
Golkar Dukung Peran Aktif Indonesia dalam Kerja Sama Forum Internasional
Golkar Membangun Indonesia
Teruskan Perjuangan Hartarto Sastrosoenarto, Ketum Golkar Airlangga Dukung Kerja Nyata untuk Revolusi Industri 4.0
Teruskan Perjuangan Hartarto Sastrosoenarto, Ketum Golkar Airlangga Dukung Kerja Nyata untuk Revolusi Industri 4.0
Golkar Membangun Indonesia
Hadiri Hari Santri 2022, Ketum Golkar Airlangga Hartarto Disebut Santri sebagai Capres Indonesia
Hadiri Hari Santri 2022, Ketum Golkar Airlangga Hartarto Disebut Santri sebagai Capres Indonesia
Golkar Membangun Indonesia
Terinspirasi Pittsburgh, Golkar Dorong Pembangunan Kota dengan Teknologi Ramah Lingkungan dan Energi Terbarukan
Terinspirasi Pittsburgh, Golkar Dorong Pembangunan Kota dengan Teknologi Ramah Lingkungan dan Energi Terbarukan
Golkar Membangun Indonesia
Bertemu Diaspora Indonesia di New York, Menko Airlangga Bahas Dampak Positif Kartu Prakerja
Bertemu Diaspora Indonesia di New York, Menko Airlangga Bahas Dampak Positif Kartu Prakerja
Golkar Membangun Indonesia
Minyak Bumi Menipis, Ketum Golkar Airlangga Hartarto Dukung Pemanfaatan Energi Terbarukan
Minyak Bumi Menipis, Ketum Golkar Airlangga Hartarto Dukung Pemanfaatan Energi Terbarukan
Golkar Membangun Indonesia
Melalui Digitalisasi, Golkar Buktikan Kiprahnya sebagai Partai Modern
Melalui Digitalisasi, Golkar Buktikan Kiprahnya sebagai Partai Modern
Golkar Membangun Indonesia
Ajak Mahasiswa Bahas Transformasi Parpol, Golkar Institute Gelar Lomba Esai Berhadiah Total Rp 100 Juta
Ajak Mahasiswa Bahas Transformasi Parpol, Golkar Institute Gelar Lomba Esai Berhadiah Total Rp 100 Juta
Golkar Membangun Indonesia
Golkar Akan Berusia 60 Tahun pada 2024, Airlangga Ajak Kader Menangi Pemilu 2024
Golkar Akan Berusia 60 Tahun pada 2024, Airlangga Ajak Kader Menangi Pemilu 2024
Golkar Membangun Indonesia
Jokowi Yakin Golkar Akan Teliti Pilih Capres dan Cawapres untuk Maju Pilpres 2024
Jokowi Yakin Golkar Akan Teliti Pilih Capres dan Cawapres untuk Maju Pilpres 2024
Golkar Membangun Indonesia
Hari Sumpah Pemuda, Politisi Muda Golkar Sampaikan Aspirasi demi Kemajuan Masyarakat
Hari Sumpah Pemuda, Politisi Muda Golkar Sampaikan Aspirasi demi Kemajuan Masyarakat
Golkar Membangun Indonesia
Golkar Dukung Perdamaian Israel-Palestina melalui Penyelesaian Two State Solution
Golkar Dukung Perdamaian Israel-Palestina melalui Penyelesaian Two State Solution
Golkar Membangun Indonesia
Lindungi PMI, Legislator Perempuan Golkar Christina Aryani Dorong Pemerintah Sediakan Skema Pemberangkatan Resmi
Lindungi PMI, Legislator Perempuan Golkar Christina Aryani Dorong Pemerintah Sediakan Skema Pemberangkatan Resmi
Golkar Membangun Indonesia
Langkah Menko Airlangga Atasi Masalah Lapangan Kerja dengan Kerja Sama AS-Indonesia
Langkah Menko Airlangga Atasi Masalah Lapangan Kerja dengan Kerja Sama AS-Indonesia
Golkar Membangun Indonesia
Peran Program BLT Menko Airlangga, Pulihkan Ekonomi Nasional akibat Pandemi hingga Krisis Ekonomi
Peran Program BLT Menko Airlangga, Pulihkan Ekonomi Nasional akibat Pandemi hingga Krisis Ekonomi
Golkar Membangun Indonesia