Mulus Jalannya, Bahagia Rakyatnya...

Kompas.com - Jumat, 8 Maret 2019
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDDT) mencatat, total dana desa yang telah dialokasikan selama 4 tahun terakhir senilai Rp257 triliun untuk sekitar 74.900 desa di seluruh Indonesia.Dok Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDDT) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDDT) mencatat, total dana desa yang telah dialokasikan selama 4 tahun terakhir senilai Rp257 triliun untuk sekitar 74.900 desa di seluruh Indonesia.

KOMPAS.com - Dalam 4 tahun terakhir ini salah satu fokus Pemerintah adalah membangun infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia. Alasannya tak lain karena selama ini konektivitas antarwilayah di Nusantara masih sangat lemah.

Tak ayal, masyarakat yang tinggal di Indonesia bagian tengah dan timur, seperti dipaksa membeli barang lebih mahal dibandingkan barang sejenis yang ada di Pulau Jawa. Akibatnya, disparitas harga atau perbedaan harga jual barang tersebut sangat terasa, terutama akibat mahalnya ongkos distribusi barang.

Nah, untuk menyiasati perbedaan harga barang kebutuhan sehari-hari maupun penyediaan sarana kebutuhan masyarakat, seperti masalah prasarana kesehatan, Pemerintah mendorong pembangunan infrastruktur hingga ke desa-desa. Infrastruktur yang dimaksud antara lain jalan desa dan jembatan kecil.

Penggunaan dana desa menjadi salah satu cara untuk membiayai pembangunan infrastruktur di desa-desa tersebut. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDDT) mencatat, total dana desa yang telah dialokasikan selama 4 tahun terakhir senilai Rp257 triliun untuk sekitar 74.900 desa di seluruh Indonesia.

Dana desa tersebut digunakan untuk membangun sarana prasarana penunjang aktivitas ekonomi dan sarana penunjang kualitas hidup masyarakat desa, termasuk untuk pembangunan infrastruktur, yakni jalan desa sepanjang 191.000 kilometer (km), 58.000 unit irigasi, 8.900 pasar desa, dan 24.000 posyandu.

Pada sebuah kesempatan, Presiden Joko Widodo menyampaikan, pembangunan harus menghampiri rakyat di sudut mana pun.

"Pembangunan yang bukan hanya menyejahterakan tapi juga, menyatukan," imbuhnya.

#IndonesiaOptimis

EditorLatief
Terkini Lainnya
Terbukti, Jokowi Menaruh Harapan Besar pada PNS Muda
Terbukti, Jokowi Menaruh Harapan Besar pada PNS Muda
Memilih Pemimpin Negeri
Merakyat, Gaya Kepemimpinan Jokowi
Merakyat, Gaya Kepemimpinan Jokowi
Memilih Pemimpin Negeri
Siap-siap, Ada Pesta Diskon di Pelaksanaan Pemilu 2019
Siap-siap, Ada Pesta Diskon di Pelaksanaan Pemilu 2019
Memilih Pemimpin Negeri
Hadapi Perubahan Lanskap, Jokowi Ajak Bersatu Demi Bangsa
Hadapi Perubahan Lanskap, Jokowi Ajak Bersatu Demi Bangsa
Memilih Pemimpin Negeri
Ramai-ramai Alim Ulama Dukung Jokowi, Ini Alasannya
Ramai-ramai Alim Ulama Dukung Jokowi, Ini Alasannya
Memilih Pemimpin Negeri
Sinergi Pemerintah dan Pengusaha Jadi Kunci Ekonomi Kuat
Sinergi Pemerintah dan Pengusaha Jadi Kunci Ekonomi Kuat
Memilih Pemimpin Negeri
Keputusan Politik Berani Jokowi, Antar Jakarta Punya MRT
Keputusan Politik Berani Jokowi, Antar Jakarta Punya MRT
Memilih Pemimpin Negeri
Alasan Pemerintah Jokowi-JK Fokus Bangun Infrastruktur
Alasan Pemerintah Jokowi-JK Fokus Bangun Infrastruktur
Memilih Pemimpin Negeri
Usaha Pemerintah untuk Jadikan Profesi Petani itu Keren!
Usaha Pemerintah untuk Jadikan Profesi Petani itu Keren!
Memilih Pemimpin Negeri
Punya Potensi Besar, Industri Keramik Jadi Sektor Unggulan Indonesia
Punya Potensi Besar, Industri Keramik Jadi Sektor Unggulan Indonesia
Memilih Pemimpin Negeri
BI: Industri Pariwisata Jadi Sektor Paling Hasilkan Devisa
BI: Industri Pariwisata Jadi Sektor Paling Hasilkan Devisa
Memilih Pemimpin Negeri
Bisakah Industri Mebel Indonesia Jadi Nomor Satu di Dunia?
Bisakah Industri Mebel Indonesia Jadi Nomor Satu di Dunia?
Memilih Pemimpin Negeri
Tumbuh Pesat, Jokowi Optimis Industri Kreatif Jadi Kekuatan Indonesia
Tumbuh Pesat, Jokowi Optimis Industri Kreatif Jadi Kekuatan Indonesia
Memilih Pemimpin Negeri
Soal Toleransi, Indonesia Jadi Rujukan Australia
Soal Toleransi, Indonesia Jadi Rujukan Australia
Memilih Pemimpin Negeri
Kamu Mau Golput? Rugi Keleus...
Kamu Mau Golput? Rugi Keleus...
Memilih Pemimpin Negeri