Adies Kadir: Fraksi Partai Golkar Tolak Pengesahan RUU pada Masa Transisi Anggota DPR RI

Kompas.com - Jumat, 27 September 2019
Adies Kadir: Fraksi Partai Golkar Tolak Pengesahan RUU pada Masa Transisi Anggota DPR RIKOMPAS.com/ACHMAD FAIZALPolitisi Partai Golkar, Adies Kadir

KOMPAS.com - DPR RI akan kembali menggelar rapat paripurna di gedung Parlemen, Senayan, pada Senin (30/9/2019).

Rapat tersebut merupakan rapat paripurna terakhir bagi anggota DPR RI periode 2014-2019.

Rapat itu digelar di tengah situasi politik yang memanas pasca demonstrasi mahasiswa dan pelajar awal pekan ini.

Sekretaris Fraksi Partai Golkar Adies Kadie berpendapat segala hal yang terkait dengan pengesahan Rancangan Undang-undang ( RUU) sebaiknya ditunda.

Baca juga: DPR Sahkan RUU Pesantren dan PPP, Tunda 4 RUU Termasuk RKUHP

Sebagai informasi, ada beberapa RUU yang hingga kini masih ditunda pengesahannya, misalnya RUU Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), RUU Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), RUU Pertanahan, dan RUU Perkoperasian.

“Sebaiknya tidak ada lagi pengambilan keputusan yang dilakukan secara terburu-buru. Fraksi Partai Golkar tidak ingin ada masalah di kemudian hari karena kurangnya sosialisasi RUU tersebut,” kata Adies Kadir dalam pernyataan tertulis, Jumat (27/9/2019).

Langkah itu, ia melanjutkan, sesuai dengan UU yang mengatur tentang Pembentukan Peraturan Perundangan-undangan, yang baru disahkan pada tiga hari lalu.

Berdasarkan UU itu, pembahasan RUU yang tidak selesai pada periode sebelumnya dapat dilanjutkan pada periode berikutnya (carry over).

Periode baru

Adies mengatakan, DPR RI periode 2014-2019 telah berakhir masa pengabdiannya per akhir September 2019.

Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar Meutya Hafidz mengatakan, RUU yang masih belum rampung akan dibahas anggota DPR RI periode selanjutnya berdasarkan regulasi yang ada.

“Saya sampaikan terkait isu yang beredar mengenai RUU Keamanan dan Ketahanan Siber (KKS), bahwa tidak ada kesepakatan untuk menyelesaikan pada 30 Sepetember nanti. Kami dari Fraksi Golkar menolak hal itu. Tidak hanya untuk RUU KKS, tapi juga RUU lainnya karena tinggal beberapa hari lagi ada pergantian dewan,” Meutya Hafid yang juga anggota Panitia Khusus (Pansus) KKS.

Wakil Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (27/11/2017).KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Wakil Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (27/11/2017).
Selama sisa masa jabatan DPR RI, Pimpinan Fraksi Partai Golkar menginstruksikan pembahasan RUU tak dilanjutkan.

“Pada masa-masa transisi yang tinggal beberapa hari ini Fraksi Golkar telah meminta kepada anggota fraksi Partai Golkar agar setiap pembahasan undang undang dihentikan,” ujarnya.

Fraksi Partai Golkar, imbuh dia, tidak menghendaki ada RUU apapun yang dibawa ke rapat paripurna pada 30 September 2019.

“Jika ada yang mengusulkan, maka kami tegas menolak hal tersebut,” katanya.

 

EditorKurniasih Budi
Terkini Lainnya
Golkar Kecam dan Kutuk Keras Penusukan Menkopolhukam
Golkar Kecam dan Kutuk Keras Penusukan Menkopolhukam
Golkar Membangun Indonesia
Deteksi Dini Ancaman Terorisme di Setiap Daerah Mesti Diperkuat
Deteksi Dini Ancaman Terorisme di Setiap Daerah Mesti Diperkuat
Golkar Membangun Indonesia
Bamsoet Jadi Ketua MPR RI Lewat Musyawarah Mufakat
Bamsoet Jadi Ketua MPR RI Lewat Musyawarah Mufakat
Golkar Membangun Indonesia
Golkar Ingin Kader Muda dan Perempuan Berperan dalam Alat Kelengkapan Dewan
Golkar Ingin Kader Muda dan Perempuan Berperan dalam Alat Kelengkapan Dewan
Golkar Membangun Indonesia
Aziz Syamsuddin, Semangat Baru Golkar di Kursi Pimpinan DPR RI
Aziz Syamsuddin, Semangat Baru Golkar di Kursi Pimpinan DPR RI
Golkar Membangun Indonesia
Azis Syamsudin Berpotensi Jabat Wakil Ketua DPR RI 2019-2024
Azis Syamsudin Berpotensi Jabat Wakil Ketua DPR RI 2019-2024
Golkar Membangun Indonesia
Prihatin dengan Demonstrasi Ricuh, Ormas Tri Karya Setuju Airlangga Dukung Presiden RI Terpilih
Prihatin dengan Demonstrasi Ricuh, Ormas Tri Karya Setuju Airlangga Dukung Presiden RI Terpilih
Golkar Membangun Indonesia
Airlangga: Golkar Siap Jadi Benteng Jokowi
Airlangga: Golkar Siap Jadi Benteng Jokowi
Golkar Membangun Indonesia
Rekonsiliasi Airlangga dan Bamsoet untuk Golkar Muncul Tanpa Syarat
Rekonsiliasi Airlangga dan Bamsoet untuk Golkar Muncul Tanpa Syarat
Golkar Membangun Indonesia
Konsolidasi Airlangga dan Bamsoet Bukti Kematangan Partai Golkar
Konsolidasi Airlangga dan Bamsoet Bukti Kematangan Partai Golkar
Golkar Membangun Indonesia
Adies Kadir: Fraksi Partai Golkar Tolak Pengesahan RUU pada Masa Transisi Anggota DPR RI
Adies Kadir: Fraksi Partai Golkar Tolak Pengesahan RUU pada Masa Transisi Anggota DPR RI
Golkar Membangun Indonesia
Ini Kriteria Pimpinan MPR Masa Depan
Ini Kriteria Pimpinan MPR Masa Depan
Golkar Membangun Indonesia
Politisi Muda Golkar Ini Prihatin Demo Pelajar Berujung Ricuh
Politisi Muda Golkar Ini Prihatin Demo Pelajar Berujung Ricuh
Golkar Membangun Indonesia
Politisi Muda Visioner Cocok Pimpin MPR RI
Politisi Muda Visioner Cocok Pimpin MPR RI
Golkar Membangun Indonesia
Golkar Dukung Sikap Pemerintah untuk Menunda Pembahasan RUU KUHP
Golkar Dukung Sikap Pemerintah untuk Menunda Pembahasan RUU KUHP
Golkar Membangun Indonesia