Dukung Pemberdayaan Santri, Airin-Ade Siapkan Program Inovatif di Banten

Kompas.com - 22/10/2024, 20:23 WIB
Dwi NH,
A P Sari

Tim Redaksi

Calon Gubernur (Cagub) Banten nomor urut 1, Airin Rachmi Diany dalam kegiatan silaturahmi dengan masyarakat di Kabupaten Tangerang, Selasa (22/10/2024).DOK. Istimewa Calon Gubernur (Cagub) Banten nomor urut 1, Airin Rachmi Diany dalam kegiatan silaturahmi dengan masyarakat di Kabupaten Tangerang, Selasa (22/10/2024).

KOMPAS.com - Pasangan Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Banten nomor urut 1, Airin Rachmi Diany dan Ade Sumardi, menunjukkan komitmen kuat untuk memberdayakan santri melalui berbagai program inovatif.

Mereka fokus pada pendidikan pesantren dengan memperkenalkan inisiatif seperti Santri Innovator dan beasiswa bagi penghafal Al Quran. Langkah ini bertujuan menciptakan generasi berkarakter Islami dan menjadikan pondok pesantren (ponpes) sebagai pusat pengembangan keterampilan dan kewirausahaan.

"Pondok pesantren adalah tempat menempa generasi bangsa, maka berbagai program pemerintah harus masuk. Mulai dari dukungan anggaran, program untuk santri, hingga pemberdayaan ekonomi umat," ujar Airin dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (22/10/2024).

Pernyataan tersebut disampaikan Airin usai silaturahmi dengan masyarakat di Kabupaten Tangerang, Selasa (22/10/2024).

Baca juga: Ini Daftar 5 Panelis Debat Perdana Pilkada Kota Tangerang 2024

Berdasarkan data dari Education Management and Information System (EMIS) Kementerian Agama, per Oktober 2021, Banten memiliki 6.032 pesantren, terdiri dari 3.972 pesantren salafiyah dan 2.060 pesantren modern. Jumlah santrinya mencapai 483.915, yaitu 429.550 santri mukim dan 54.365 tidak mukim.

Pada kesempatan tersebut, Airin menjelaskan bahwa program Santri Innovator mendorong santri untuk mengembangkan usaha, inovasi teknologi, dan industri kreatif.

Strategi itu, kata dia, mencakup pemberian akses permodalan, pendampingan, kepastian pemasaran, serta beasiswa untuk studi lanjutan atau sertifikasi.

"Kita harus mendorong para profesional di bidang industri, kewirausahaan, dan teknologi untuk memberikan pengalaman pembelajaran di pesantren," ucap Airin.

Baca juga: Temui Prabowo, Abdul Muti Bahas Perbaikan Metode Pembelajaran Matematika

Ia juga berencana melakukan link and match antara produk kreatif atau keahlian wirausaha santri dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DuDi).

"Target kami adalah meningkatnya jumlah santri yang berwirausaha dan menciptakan inovasi yang dapat membuka lapangan pekerjaan baru," jelas Airin.

Ia menekankan bahwa pemerintah daerah (pemda) harus aktif memberikan bantuan, termasuk untuk pondok pesantren salafiyah.

Baca juga: 223 Pondok Pesantren Salafiyah Ditargetkan Dapat Akreditasi Tahun 2024

Airin menyatakan bahwa dana hibah untuk pesantren salafiyah harus terus disalurkan.

Apabila perlu ada evaluasi, ia menegaskan bahwa hal itu bukan berarti menghilangkan bantuan dari Pemprov Banten.

“Kami yakin, dengan sistem yang kuat dan tepat sasaran, bantuan untuk pesantren akan sangat bermanfaat,” tutur Airin.

Terkini Lainnya
Bahlil Siap Perangi Mafia Migas, Minta Dukungan Ulama
Bahlil Siap Perangi Mafia Migas, Minta Dukungan Ulama
Golkar Membangun Indonesia
Ingin Jadi Pemimpin yang Amanah, Bahlil Minta Nasihat Ulama Ponpes Tebuireng
Ingin Jadi Pemimpin yang Amanah, Bahlil Minta Nasihat Ulama Ponpes Tebuireng
Golkar Membangun Indonesia
Safari Ramadhan ke Ponpes Pasuruan, Bahlil Sebut Peran Ulama Penting untuk Persatuan Indonesia
Safari Ramadhan ke Ponpes Pasuruan, Bahlil Sebut Peran Ulama Penting untuk Persatuan Indonesia
Golkar Membangun Indonesia
Soal Isu Plagiarisme Disertasi Menteri Bahlil, Ini Jawaban 2 Guru Besar
Soal Isu Plagiarisme Disertasi Menteri Bahlil, Ini Jawaban 2 Guru Besar
Golkar Membangun Indonesia
Polemik Disertasi Menteri Bahlil, Ketua Komisi X Sebut UI Sudah Proporsional
Polemik Disertasi Menteri Bahlil, Ketua Komisi X Sebut UI Sudah Proporsional
Golkar Membangun Indonesia
Soal Kasus Korupsi Pertamina, Anggota Fraksi Golkar di DPR Minta Masyarakat Tak Seret Nama Bahlil Lahadalia
Soal Kasus Korupsi Pertamina, Anggota Fraksi Golkar di DPR Minta Masyarakat Tak Seret Nama Bahlil Lahadalia
Golkar Membangun Indonesia
Golkar Bantah Bahlil Terlibat dalam Mega Korupsi Pertamina Rp 1 Kuadriliun
Golkar Bantah Bahlil Terlibat dalam Mega Korupsi Pertamina Rp 1 Kuadriliun
Golkar Membangun Indonesia
Bertemu Komite Parlemen Uni Eropa, Ravindra Airlangga Dukung Penyelesaian Indonesia-EU CEPA
Bertemu Komite Parlemen Uni Eropa, Ravindra Airlangga Dukung Penyelesaian Indonesia-EU CEPA
Golkar Membangun Indonesia
Kembali Pimpin PMI Kota Serang, Adde Rosi Komitmen Perkuat Peran dan Lanjutkan Program Unggulan 
Kembali Pimpin PMI Kota Serang, Adde Rosi Komitmen Perkuat Peran dan Lanjutkan Program Unggulan 
Golkar Membangun Indonesia
Ketua Komisi XI Misbakhun Apresiasi Kebijakan PPN 12 Persen Hanya untuk Barang dan Jasa Mewah
Ketua Komisi XI Misbakhun Apresiasi Kebijakan PPN 12 Persen Hanya untuk Barang dan Jasa Mewah
Golkar Membangun Indonesia
Soal Dugaan Penyalagunaan Program Sosial Bank Indonesia, Ini Penjelasan Ketua Komisi XI Misbakhun
Soal Dugaan Penyalagunaan Program Sosial Bank Indonesia, Ini Penjelasan Ketua Komisi XI Misbakhun
Golkar Membangun Indonesia
Bertemu Mahasiswa Indonesia di Kairo, BKSAP DPR Dengar Aspirasi Mereka
Bertemu Mahasiswa Indonesia di Kairo, BKSAP DPR Dengar Aspirasi Mereka
Golkar Membangun Indonesia
PPN Naik 12 Persen, Golkar Apresiasi Prabowo: Jalankan Konstitusi Selurus-lurusnya
PPN Naik 12 Persen, Golkar Apresiasi Prabowo: Jalankan Konstitusi Selurus-lurusnya
Golkar Membangun Indonesia
Ketua Komisi XI Misbakhun: Pelemahan Rupiah Murni Masalah Tenikal Pasar, Respons Kebijakan Ekonomi AS
Ketua Komisi XI Misbakhun: Pelemahan Rupiah Murni Masalah Tenikal Pasar, Respons Kebijakan Ekonomi AS
Golkar Membangun Indonesia
Terima Hasil Pilkada Jakarta, Ridwan Kamil: Pengabdian kepada Bangsa dan Negara Tidak Berakhir
Terima Hasil Pilkada Jakarta, Ridwan Kamil: Pengabdian kepada Bangsa dan Negara Tidak Berakhir
Golkar Membangun Indonesia
Bagikan artikel ini melalui
Oke