Bahlil Siap Perangi Mafia Migas, Minta Dukungan Ulama

Kompas.com - 15/03/2025, 11:14 WIB
Anissa Dea Widiarini,
Aditya Mulyawan

Tim Redaksi

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (10/3/2025). Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (10/3/2025).

KOMPAS.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmennya dalam memberantas mafia minyak dan gas (migas) di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat berkunjung ke Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, pada Jumat (14/3/2025).

Pada kesempatan tersebut, Bahlil meminta dukungan dari para santri dan kiai untuk memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) berjalan dengan lebih transparan dan adil.

Menurut Bahlil, praktik mafia migas masih terjadi, terutama dalam distribusi Pertamax. Ia menekankan bahwa perlawanan terhadap mafia migas membutuhkan keberanian besar. Hal ini mengingat banyaknya oknum yang terlibat dalam mengacaukan kualitas dan distribusi BBM.

“Setuju tidak kita buat supaya mereka tidak lagi membuat gerakan tambahan? Nah, (hal) ini yang sedang kami tata. Memang untuk melawan pemain-pemain besar, oknum-oknum ini, butuh nyali,” ujar Bahlil dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (15/3/2025).

Pastikan subsidi BBM tepat sasaran

Bahlil menegaskan bahwa saat ini, pemerintah sedang berupaya memastikan subsidi BBM tepat sasaran. Ia mengatakan, setiap dana subsidi yang dialokasikan negara harus diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak.

“Setiap satu rupiah uang negara yang dikeluarkan untuk rakyat, kami wajib untuk menjaga, memastikan, mengawal agar dana itu sampai di tengah-tengah rakyat. Itu perintah Bapak Presiden Prabowo,” tegasnya.

Baca juga: Ingin Jadi Pemimpin yang Amanah, Bahlil Minta Nasihat Ulama Ponpes Tebuireng

Selain BBM, Bahlil juga menyoroti perbaikan tata kelola distribusi liquified petroleum gas (LPG) bersubsidi 3 kg.

Ia menilai bahwa meskipun harga LPG subsidi tidak mengalami kenaikan sejak 2007, masih banyak penyimpangan dalam distribusinya yang membuat harga di masyarakat melambung tinggi.

“Pemerintah memberikan subsidi LPG hingga Rp 36.000 per tabung. Akan tetapi, apa yang terjadi? Sampai di masyarakat, harganya bisa Rp 23.000, Rp 25.000, bahkan Rp 30.000,” ungkapnya.

Melihat kondisi tersebut, Bahlil mengaku prihatin dan bertekad untuk melakukan perbaikan agar subsidi LPG benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Namun, ia mengakui bahwa upaya tersebut mendapat perlawanan dari pihak-pihak yang selama ini diuntungkan dengan distribusi yang tidak tepat sasaran.

“Orang enggak mau karena sudah nyaman. (Tapi) ini terus berjalan. Saya tidak akan pernah lelah memperbaiki ini,” tegasnya.

Baca juga: Bahlil Pastikan Kelancaran Mudik Pakai Kendaraan Listrik

Bahlil juga mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengalokasikan Rp 420 triliun dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 sebesar Rp 3.621,3 triliun untuk subsidi energi, yang dikelola oleh Kementerian ESDM.

Anggaran tersebut mencakup berbagai sektor, dengan rincian Rp 87 triliun untuk subsidi LPG per tahun; Rp 150 triliun untuk subsidi BBM, termasuk solar dan bensin; Rp 187 triliun untuk subsidi listrik.

Menurut Bahlil, tugasnya sebagai Menteri ESDM adalah memastikan bahwa anggaran tersebut benar-benar digunakan sesuai peruntukannya.

“Saya tidak akan pernah mengenal capek. Karena hak rakyat untuk menerima adalah yang tidak mampu,” tuturnya.

Terkini Lainnya
Bahlil Siap Perangi Mafia Migas, Minta Dukungan Ulama
Bahlil Siap Perangi Mafia Migas, Minta Dukungan Ulama
Golkar Membangun Indonesia
Ingin Jadi Pemimpin yang Amanah, Bahlil Minta Nasihat Ulama Ponpes Tebuireng
Ingin Jadi Pemimpin yang Amanah, Bahlil Minta Nasihat Ulama Ponpes Tebuireng
Golkar Membangun Indonesia
Safari Ramadhan ke Ponpes Pasuruan, Bahlil Sebut Peran Ulama Penting untuk Persatuan Indonesia
Safari Ramadhan ke Ponpes Pasuruan, Bahlil Sebut Peran Ulama Penting untuk Persatuan Indonesia
Golkar Membangun Indonesia
Soal Isu Plagiarisme Disertasi Menteri Bahlil, Ini Jawaban 2 Guru Besar
Soal Isu Plagiarisme Disertasi Menteri Bahlil, Ini Jawaban 2 Guru Besar
Golkar Membangun Indonesia
Polemik Disertasi Menteri Bahlil, Ketua Komisi X Sebut UI Sudah Proporsional
Polemik Disertasi Menteri Bahlil, Ketua Komisi X Sebut UI Sudah Proporsional
Golkar Membangun Indonesia
Soal Kasus Korupsi Pertamina, Anggota Fraksi Golkar di DPR Minta Masyarakat Tak Seret Nama Bahlil Lahadalia
Soal Kasus Korupsi Pertamina, Anggota Fraksi Golkar di DPR Minta Masyarakat Tak Seret Nama Bahlil Lahadalia
Golkar Membangun Indonesia
Golkar Bantah Bahlil Terlibat dalam Mega Korupsi Pertamina Rp 1 Kuadriliun
Golkar Bantah Bahlil Terlibat dalam Mega Korupsi Pertamina Rp 1 Kuadriliun
Golkar Membangun Indonesia
Bertemu Komite Parlemen Uni Eropa, Ravindra Airlangga Dukung Penyelesaian Indonesia-EU CEPA
Bertemu Komite Parlemen Uni Eropa, Ravindra Airlangga Dukung Penyelesaian Indonesia-EU CEPA
Golkar Membangun Indonesia
Kembali Pimpin PMI Kota Serang, Adde Rosi Komitmen Perkuat Peran dan Lanjutkan Program Unggulan 
Kembali Pimpin PMI Kota Serang, Adde Rosi Komitmen Perkuat Peran dan Lanjutkan Program Unggulan 
Golkar Membangun Indonesia
Ketua Komisi XI Misbakhun Apresiasi Kebijakan PPN 12 Persen Hanya untuk Barang dan Jasa Mewah
Ketua Komisi XI Misbakhun Apresiasi Kebijakan PPN 12 Persen Hanya untuk Barang dan Jasa Mewah
Golkar Membangun Indonesia
Soal Dugaan Penyalagunaan Program Sosial Bank Indonesia, Ini Penjelasan Ketua Komisi XI Misbakhun
Soal Dugaan Penyalagunaan Program Sosial Bank Indonesia, Ini Penjelasan Ketua Komisi XI Misbakhun
Golkar Membangun Indonesia
Bertemu Mahasiswa Indonesia di Kairo, BKSAP DPR Dengar Aspirasi Mereka
Bertemu Mahasiswa Indonesia di Kairo, BKSAP DPR Dengar Aspirasi Mereka
Golkar Membangun Indonesia
PPN Naik 12 Persen, Golkar Apresiasi Prabowo: Jalankan Konstitusi Selurus-lurusnya
PPN Naik 12 Persen, Golkar Apresiasi Prabowo: Jalankan Konstitusi Selurus-lurusnya
Golkar Membangun Indonesia
Ketua Komisi XI Misbakhun: Pelemahan Rupiah Murni Masalah Tenikal Pasar, Respons Kebijakan Ekonomi AS
Ketua Komisi XI Misbakhun: Pelemahan Rupiah Murni Masalah Tenikal Pasar, Respons Kebijakan Ekonomi AS
Golkar Membangun Indonesia
Terima Hasil Pilkada Jakarta, Ridwan Kamil: Pengabdian kepada Bangsa dan Negara Tidak Berakhir
Terima Hasil Pilkada Jakarta, Ridwan Kamil: Pengabdian kepada Bangsa dan Negara Tidak Berakhir
Golkar Membangun Indonesia
Bagikan artikel ini melalui
Oke