KOMPAS.com - Calon presiden (capres) nomor urut tiga, Ganjar Pranowo, berjanji akan memprioritaskan penciptaaan lapangan pekerjaan serta menstabilkan harga bahan-bahan pokok (bapok) jika dirinya menjabat sebagai presiden.
"Stabilitas harga bapok itu penting. Pemerintah harus bisa melakukan intervensi dalam menurunkan harga bapok agar harga pasar tetap stabil. Fluktuasi harga yang cukup tinggi bisa diatasi lewat kestabilan ekonomi. Indonesia harus memiliki ketahanan dan kedaulatan pangan," tutur Ganjar melalui keterangan persnya, Senin (5/2/2024).
Hal tersebut disampaikan Ganjar dalam acara "Hajatan Rakyat Sulawesi Utara (Sulut) Manado di Lapangan Koni Sario, Kamis (1/2/2024).
Pada kesempatan itu, Ganjar juga menekankan bahwa dirinya akan mengembalikan fungsi utama Badan Urusan Logistik (Bulog).
Baca juga: Debat Pamungkas: Anies Konsisten Perubahan, Prabowo Banyak Setuju Lawan, Ganjar Tegas dan Berani
Tak hanya itu, Ganjar juga berkomitmen menyediakan 17 juta lapangan pekerjaan baru selama 2024-2029. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi bencana demografi yang diperkirakan mencetak 150-160 angkatan kerja pada 2030.
"Ini merupakan sesuatu yang tidak gampang, tapi harus disiapkan dan dipikirkan dari pendidikannya, investasinya, dan kemudahan mereka, termasuk dalam berusaha dilakukan untuk mendatangkan investasi," paparnya.