Ganjar Pranowo: 17 Poin Rekomendasi Rakernas Beri Gambaran Sikap Politik PDIP

Kompas.com - 26/05/2024, 22:12 WIB
Yogarta Awawa Prabaning Arka,
Sheila Respati

Tim Redaksi

Mantan calon presiden yang juga politikus PDI-P Ganjar Pranowo ditemui di lokasi Rakernas kelima PDI-P, Ancol, Jakarta Utara, Jumat (24/5/2024).KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA Mantan calon presiden yang juga politikus PDI-P Ganjar Pranowo ditemui di lokasi Rakernas kelima PDI-P, Ancol, Jakarta Utara, Jumat (24/5/2024).

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan calon presiden yang juga kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP) Ganjar Pranowo menyebut poin-poin rekomendasi hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V merupakan gambaran dari sikap politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pascapemilu yang akan disampaikan pada Kongres PDIP 2025. 

“Sikap politik partai akan ditentukan pada Kongres PDIP tahun depan karena menyangkut cakupan politik yang lebih besar,” kata Ganjar di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta, Minggu (26/5/2024).

Ganjar menyoroti poin ke-2 pada hasil Rakernas V PDIP, yakni mendorong perlakuan setara dan adil antara partai politik yang berada di dalam pemerintahan dan yang berada diluar pemerintahan.

Baca juga: Temui Megawati Pasca-Putusan MK, Ini Kata Ganjar Pranowo

Menurutnya, poin tersebut menekankan kesetaraan dan keadilan terhadap partai politik, baik di dalam maupun luar pemerintahan.

Ia juga menyinggung poin rekomendasi ke-5 pada Rakernas V PDIP, yakni penyelenggaraan pemilu di masa depan yang harus diperbaiki. Poin itu dikeluarkan karena berkaca pada Pemilu 2024.

Selain itu, Ganjar menyambut positif perbaikan dan pengetatan sistem rekrutmen atau kaderisasi sebagai salah satu rekomendasi Rakernas V. Menurutnya, hal ini tak lepas dari adanya kader yang tidak menjunjung tinggi etika politik.

Melalui rekomendasi tersebut, kader baru wajib mengikuti pendidikan atau diklat. Hal ini menjadi salah satu cara terbaim yang bisa dilakukan untuk mendapatkan anggota baru yang lebih baik.

Ganjar mencontohkan, salah satu kader baru PDIP, mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa, juga diwajibkan mengikuti diklat partai.

Baca juga: Ganjar Pranowo Open House di Kutoarjo, Romo dan Suster Turut Hadir

“Kebijakan tersebut menjadi cara paling fair dan paling bagus untuk mendapatkan kader terbaik melalui basis platform ideologis, program, serta sikap partai yang jelas.

Ganjar menjelaskan bahwa proses diklat berkaitan dengan penugasan partai kepada kader baru. Setelah menjalani diklat, mereka memiliki platform yang kuat ketika bertugas.

"Para kader jadi memiliki platform yang kuat ketika mendapatkan penugasan partai,” tambahnya.

Terkini Lainnya
Beri Catatan untuk APBN 2025, Said Abdullah Ingin Masalah Hilirisasi dan Kemandirian Pangan Jadi Fokus Utama
Beri Catatan untuk APBN 2025, Said Abdullah Ingin Masalah Hilirisasi dan Kemandirian Pangan Jadi Fokus Utama
PDIPerjuangan Untuk Indonesia Raya
Soal RAPBN 2025, Said Abdullah Soroti Masalah Kemiskinan, Stunting, hingga Pendidikan
Soal RAPBN 2025, Said Abdullah Soroti Masalah Kemiskinan, Stunting, hingga Pendidikan
PDIPerjuangan Untuk Indonesia Raya
Ganjar Pranowo: 17 Poin Rekomendasi Rakernas Beri Gambaran Sikap Politik PDIP
Ganjar Pranowo: 17 Poin Rekomendasi Rakernas Beri Gambaran Sikap Politik PDIP
PDIPerjuangan Untuk Indonesia Raya
Sambut Pilkada 2024, Megawati Minta Kader PDIP Turun ke Akar Rumput
Sambut Pilkada 2024, Megawati Minta Kader PDIP Turun ke Akar Rumput
PDIPerjuangan Untuk Indonesia Raya
Ketua DPD PDIP Jatim Said Abdullah Dukung Megawati Soekarnoputri Kembali jadi Ketua Umum PDIP
Ketua DPD PDIP Jatim Said Abdullah Dukung Megawati Soekarnoputri Kembali jadi Ketua Umum PDIP
PDIPerjuangan Untuk Indonesia Raya
Jokowi Bertemu Puan di WWF 2024, Said Abdullah: Pemimpin Negara Harus Padu
Jokowi Bertemu Puan di WWF 2024, Said Abdullah: Pemimpin Negara Harus Padu
PDIPerjuangan Untuk Indonesia Raya
Prabowo Sebut Soekarno Milik Bangsa Indonesia, Ini Respons PDI-P
Prabowo Sebut Soekarno Milik Bangsa Indonesia, Ini Respons PDI-P
PDIPerjuangan Untuk Indonesia Raya
Said Abdullah Paparkan 2 Agenda PDI-P untuk Tingkatkan Kualitas Demokrasi Elektoral
Said Abdullah Paparkan 2 Agenda PDI-P untuk Tingkatkan Kualitas Demokrasi Elektoral
PDIPerjuangan Untuk Indonesia Raya
Said Abdullah: Perjuangan Kartini Layak Dapat Nobel
Said Abdullah: Perjuangan Kartini Layak Dapat Nobel
PDIPerjuangan Untuk Indonesia Raya
Waspadai Dampak Perang Israel-Iran, Said Minta Pemerintah Lakukan 5 Langkah Strategis Ini
Waspadai Dampak Perang Israel-Iran, Said Minta Pemerintah Lakukan 5 Langkah Strategis Ini
PDIPerjuangan Untuk Indonesia Raya
Jaga Kesalehan Sosial, Said Abdullah Ajak Masyarakat Memaknai Ramadhan
Jaga Kesalehan Sosial, Said Abdullah Ajak Masyarakat Memaknai Ramadhan
PDIPerjuangan Untuk Indonesia Raya
PDI-P Unggul dalam Pemilu Legislatif, Said Abdullah: Alhamdulillah, Tetap Jadi Pemenang
PDI-P Unggul dalam Pemilu Legislatif, Said Abdullah: Alhamdulillah, Tetap Jadi Pemenang
PDIPerjuangan Untuk Indonesia Raya
Harga Bahan Pokok Masih Tinggi, Said Abdullah: Skema Impor Harus Diperbaiki
Harga Bahan Pokok Masih Tinggi, Said Abdullah: Skema Impor Harus Diperbaiki
PDIPerjuangan Untuk Indonesia Raya
Pemerintah Berencana Naikkan PPN Jadi 12 Persen, Said Abdullah: Perlu Kajian yang Matang
Pemerintah Berencana Naikkan PPN Jadi 12 Persen, Said Abdullah: Perlu Kajian yang Matang
PDIPerjuangan Untuk Indonesia Raya
Catat 529.792 Suara, Said Abdullah Dulang Suara Caleg Tertinggi Nasional
Catat 529.792 Suara, Said Abdullah Dulang Suara Caleg Tertinggi Nasional
PDIPerjuangan Untuk Indonesia Raya
Bagikan artikel ini melalui
Oke